GEMA RAMADHAN

Gema Ramadhan bergetar di udara senja,
mengalun lembut menyapa jiwa.
Dari menara masjid hingga relung dada,
nama-Nya menggema tiada henti terasa.

Takbir dan tasbih bersahutan malam,
membangunkan hati yang lama tenggelam.
Langkah-langkah menuju rumah Tuhan,
berirama dalam barisan keimanan.

Gema itu bukan sekadar suara,
melainkan panggilan pulang jiwa.
Pada sahur yang sunyi dan tarawih berjamaah,
iman bergetar penuh berkah.

Wahai Ramadhan, bulan bergema rahmat,
suaramu menembus langit dan hayat.
Siapa mendengar dengan hati terbuka,
akan hidup dalam cahaya takwa.